Membicarakan para Tangan ILMU

dari awal munculku disini,
Ceritaku selalu tentang guruku
Yang membacakan keindahan al Hikam pada telinga dan nalar hatiku,
Yang mengingatkan bodoh alpaku, (tanbihul ghofilin)
Yang memukul jidat bandelku, (nashoihul ibad)
Yang mengajariku menyanyi setiap rabu, (tadz Juki)
Yang mendongengkan sejarah jaman sebelumku,
Yang melantunkan Quran dengan suara merdu (kyai Bashori Alwi, semoga Allah memberi kesembuhan dan menjaga kesehatannya, demi hati dan telinga kami)

Selalu tentang guruku,
Yang kesabarannya melampaui tingkat mbegedud kebandelanku,
Yang mata hatinya, awas melihat lubang pada otakku,
Yang keberadaannya, membuatku kembali nyaman mengangkat cameraku,
Yang duduk disampingnya,
membuatku merasa bisa melihat dunia lebih leluasa,
lebih luas dari pandang mataku,
Yang meminta penjelas ulang padanya,
terasa seperti meminta seteguk air di padang pasir berkalang debu berhias karang membatu

Selalu tentang guruku,
Dan kepanikanku menjadi luar biasa,
Ketika ruang belajarku tak bisa kubuka
Sang guru yang tidak rawuh, karena ngurus umat yang sebelah sana,
Sang guru yang tidak terdengar suaranya, karena aku tak bisa duduk didepannya,
Dengan dampar merah terhampar dengan gagahnya
Sang guru yang tidak datang, karena sedang keluar kota
Sang guru yang batal kelas, karena kami konsen pada guru yang satunya

Selalu tentang guruku,
Para kepanjangan tangan langit yang bernama guruku,
Mereka yang mengajarkan ilmu
Dengan ridho Rabbuna, sejatinya sang Pemilik ILmu

Selalu tentang guruku,
Membicarakan mereka,
pasti kucurahkan semua hormatku
Karena andai mereka mangkel, tak suka dengan satu dua tingkahku,
Maka semua ilmu yang mereka ajarkan padaku,
Akan lenyap, begitu saja, seperti hilangnya debu …

Nur Aini Erawati, 30122010

Iklan

About enyerawati

i am just an ordinary girl, who fall in love with al Hikam, i have a bit of phographic background from Institut Kesenian Jakarta, and having a class at Desain Komunikasi Visual Univ. Negri Malang at the moment. i am an old student, well, ... kind of :)
Pos ini dipublikasikan di eny bicara Fenomena. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s