bahkan Musa

berpijak diantara dua jaman, kesulitan terbesar yang ada dalam keseharian.
menghirup ambiguitas kesan, kekanakan dan kedewasaan,
begitu tergantung pada besaran kadar wawasan dan pemahaman atas kehidupan.
tapi jangan asal tua, maka seseorang merasa telah mencapai level tertentu dalam kehidupan.
Bahkan Musa, harus belajar pd nabi yang tidak ketahuan sanad dan gurunya.

Iklan

About enyerawati

i am just an ordinary girl, who fall in love with al Hikam, i have a bit of phographic background from Institut Kesenian Jakarta, and having a class at Desain Komunikasi Visual Univ. Negri Malang at the moment. i am an old student, well, ... kind of :)
Pos ini dipublikasikan di eny bicara Fenomena. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s