resiko berdiri diatas kaki-ku

resiko.
sesuatu menggangguku dari siang tadi.

diantara komunita 3d, sebutan masta menunjukkan derajat tertentu.
sehingga sombongpun dianggap perlu dilakukan,
hanya agar segera dianggap sejajar dengan beliau beliau itu.
(ini cerita ttg hot thread gara gara kata ‘5 menit’ tapi sambil membusungkan dada gitu).

sementara di photography komunitasku,
sebutan masta begitu dihindari.
sebuah strata yang tak akan pernah dicapai oleh kami-kami ini,
terutama karena usaha kami setiap kali,
masih jauh dari para master di dunia fotografi.
maka gak usah ngeyel ingin disebut masta di komunitas kami,
daripada dianggap ngayal wal ngimpi.
yang beneran master fotografi saja tidak pernah ribut meminta sebutan ini
begitu kata kami, menasehati teman teman kami disini

dunia tidak selebar daun kelor.
mungkin, di komunitas lain, sebutan itu masih dianggap begitu bernilai.
lebih bernilai dibanding kewajiban untuk mencari ilmu
lebih bernilai dibanding kewajiban untuk berbagi
memberi celah hidup, bagi mereka yang berusaha keras demi ‘jabatan’ masta ini
di komunitas kami, membuka telinga dan menutup udel lebih dihargai.
hanya dengan sikap ini, kami bisa berbagi dan tetap saling menghargai

kaki ku satu di kanan, satu di kiri.
aku lahir dan sempat besar di fotografi,
dan sekarang menghirup udara beraroma 3d
tempat ini adalah mediaku menuliskan ekspresi,
mencari ilmu, lalu menyimpannya disini
meski aku berusaha adil menempatkan diri
tapi wall ini, cuma satu, ya cuma ini.
satu untuk semua terjemahan di kepalaku

Pohon Hayat Institut Kesenian Jakarta
Pohon Hayat Institut Kesenian Jakarta

aku tidak perduli branding, seperti seseorang sempat mengatakan hal itu padaku hari ini
jika teman temanku adalah master fotografi, itu karena mereka lah yang mengajariku selama ini

andai pernah bertemu, mungkin dia bisa paham,
mengapa aku begitu ngotot membagikan isi kepalaku
sebelum bertemu malaikat yang akan meminta pertanggung jawabanku atas kesempatanku
tidak ada ‘branding’ yang diperhitungkan disini

sederhananya, aku cuma ingin mengatakan ini,
wall ini cuma satu,
untuk semua sisi ilmu yang harusnya muat di dalam kepalaku

so, maafkan kondisiku.

enyerawati 19092011

Iklan

About enyerawati

i am just an ordinary girl, who fall in love with al Hikam, i have a bit of phographic background from Institut Kesenian Jakarta, and having a class at Desain Komunikasi Visual Univ. Negri Malang at the moment. i am an old student, well, ... kind of :)
Pos ini dipublikasikan di eny bicara Fenomena, ilmu melihat, kehidupan kampus. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s