one o seven

membutuhkan energi dari matahari,
aku mencarinya, sampai ke ujung hari,
tetap saja, matahari tak kutemui
sampai lelah aku mencari.

one day padaku matahari berkata,
‘aku disini, aku tidak kemana mana’

terpana aku menatap langit dalam kegelapannya,
jam berapa ini, di mataku, matahari tak kunjung menampakkan dirinya,
dia berkata ‘disini’ dan ‘tidak kemana mana’
tapi, aku melihat langit di kelamnya malam.

disini nya matahari itu dimana tepatnya?

al Hikam # 107
Dua nikmat yang tidak ada sesuatu makhluk yang terlepas dari keduanya, yaitu nikmat ciptaan dan nikmat kelanjutan.

enyerawati 25112011

Iklan

About enyerawati

i am just an ordinary girl, who fall in love with al Hikam, i have a bit of phographic background from Institut Kesenian Jakarta, and having a class at Desain Komunikasi Visual Univ. Negri Malang at the moment. i am an old student, well, ... kind of :)
Pos ini dipublikasikan di desain by eny, eny bicara Fenomena, ilmu melihat. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s