Berebut Kekuasaan dengan Matahari

Terjadi perebutan pengaruh antara matahari dengan awan yg berwarna kelabu di bawahnya.
Angin yang diam seperti terpana, meninggalkan ruang berakustik sempurna.
Sehingga suara bayi burung gereja saja, terasa begitu indah di telinga.
Butuh sekian malaikat hanya utk menarik dan mendorong terbitnya matahari.
Apa kau pikir, matahari gembira menjadi yang paling perkasa di angkasa kita?
Dia makin takut Rabbuna marah padanya, karena diagung agungkan oleh manusia.
Manusia lebih takut pada panas matahari daripada pada kemarahan Rabbuna, cuma itu yg ditakutkan matahari setiap kalinya.

Mendengar bayi burung gereja, melihat pada angin yang diam terpana,
Aku berbisik pada matahari perlahan saja.

Ia yang diciptakan besar, tidak berhak mengecilkan diri, apapun alasannya.
Justru tampil dengan gagah-lah cara utk mensyukurinya.

enyerawati 27022013

Iklan

About enyerawati

i am just an ordinary girl, who fall in love with al Hikam, i have a bit of phographic background from Institut Kesenian Jakarta, and having a class at Desain Komunikasi Visual Univ. Negri Malang at the moment. i am an old student, well, ... kind of :)
Pos ini dipublikasikan di eny bicara Fenomena dan tag , , , , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s