Cantriknya Gus Ali

“Senajan mung wira wiri, liwat liwat, uklam uklam thok, sutang suting, nang sak jerone majelis ilmu, iku yo kebagian barakah. mengko disepuro dosane lan bakal dilebokne nang suwargo.
(=meski hanya wira wiri, numpang lewat, jalan jalan, memotret atau memvideo, asal berada di dalam sebuah majelis ilmu yang dihadiri para alim/orang berilmu, maka orang tersebut termasuk yang kebagian barakah. Dan nanti akan diampuni dosanya, serta di masukkan ke dalam surga)” — tadz Juki (KH. Marzuki Musta’mar).

dan para ibu ibu menggumam, “iku mbak eny sing didukani, wira wiri ae, motrat motret.” (=itu mbak eny yang disindir. wira wiri aja sambil berkali kali memotret)

::
Dengan kamera, aku bisa memilih tempat dudukku. Dan berpindah berkali kali, sesukaku. Tentu saja, ada resiko di jitak kyai, atau dibentak habib. Well, habib biasanya memang rada keras soal batas duduk perempuan dan laki laki. Kalian bisa meniru kelakuanku. Asal jangan lupa ‘passport’nya.

Isi kepala harus bersih.
Hati harus terlihat sinar keikhlasannya.
Dan mulut harus ikut membaca. Ikut berdzikir bersama apapun yang imam majelis membacakannya.

Jangan berpikir bahwa kyai tidak bisa melihat keikhlasan atau kualitas sinar di atas kepala atau di hati mu. Kyai selalu diberi modal utk melihat. Hanya saja, meski kyai, ia tak bisa memilih, siapa yang harus dilihat sinarnya, siapa yang tidak bisa kelihatan bersinar dibashirohnya.

Dengan teknologi, aku bisa mengupdate status dan membagikan kalimat kyai, dimanapun aku mendengarnya. Menjadi kepanjangan tangan kyai. Membagikan manfaat keberadaanku di suatu tempat, pada yang tidak hadir di majelis ilmu itu.

Maka, maklumilah bahwa mbegedudah sepertiku, mau disebut cantrik, atau apapun itu, menjadi sangat menyukai berada di sekitar ‘aneka charger’. Dan tidak perduli pada batas duduk, antara laki laki dan perempuan. Aku, kamera, dan gadgetku, terus mengupdate info, demi menjadi sekedar kepanjangan dari majelis ilmu. Itu saja.

enyerawati 23052013

Iklan

About enyerawati

i am just an ordinary girl, who fall in love with al Hikam, i have a bit of phographic background from Institut Kesenian Jakarta, and having a class at Desain Komunikasi Visual Univ. Negri Malang at the moment. i am an old student, well, ... kind of :)
Pos ini dipublikasikan di eny bicara Fenomena dan tag , , , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s