Variabel pada Fotografi

Istilah variabel pada fotografi tidak saya dengar di jaman saya sekolah fotografi di Institut Kesenian Jakarta. Saat itu, kami memahami keberadaan masing masing variabel sebagai entitas elemen yang berfungsi sebagai value dan parameter dalam membuat karya fotografi. Kalaupun tercantum di buku The Manual Book of Photography, istilah variabel itu hanya tidak lazim untuk menjadi bagian dari percakapan sehari hari. Bahkan Exposure Triangle yang adalah satu satunya hukum di fotografi pun tidak banyak di fahami pebelajar fotografi.

Salah satu yang mengalami perubahan atas nama jaman dan perkembangan teknologi adalah nilai dan parameter di fotografi.

Apa yang pada masa fotografi seluloid adalah Fixed Value, di era digital menjadi Adjustable alias bisa di geser-geser.

Sebut saja, nilai EV yang dulunya ‘pilihan tetap’ di era seluloid, pada era digital EV menjadi nilai yang bisa bervariasi. Adapun pemilihannya, tergantung tingkat pengetahuan teknis fotografernya, dan tergantung keputusan desain fotografernya.

proper-exposure-light-metermanualbarB manualbarE

Pemilihan yang bergantung pada tingkat pengetahuan teknis fotografernya, mengandung logika bahwa nilai A dipilih karena cuma teknis A yang fotografernya bisa atau tahu. Nilai B dianggap tidak ada, karena fotografernya tidak bisa atau tidak tahu.

1banner
Dimana EV adalah nilai kualitas cahaya pada suatu kondisi (yang adalah nilai tetap pada era seluloid). Sehingga yang bisa fotografer lakukan hanyalah merespon keadaan tersebut dengan menambah dan/atau mengurangi lightsource (cahaya). Menambah cahaya ialah menggunakan lightsource tambahan (light fill) atau menggunakan pemantul (reflector). Mengurangi cahaya ialah mengecilkan intensitas sumber cahaya atau memotong arah sinar yang masuk melalui lensa ke dalam kamera (light cutter).

EV chart

Exposure Value menjadi nilai yang memiliki variasi ketika memahami Exposure Triangle dengan benar.

1_exp triangle Exposure Wheel EV cheatsheet

Sehingga pernyataan ‘Pemilihan nilai yang bergantung pada keputusan desain fotografernya’, mengandung logika bahwa terdapat desain konsep (draft konsep) yang menjelaskan hingga elemen detail akan kesan visual dari gambar yang akan di buat format fotonya. Informasi yang meliputi tekstur, warna keseluruhan gambar (Tonality), keruangan yang menjelaskan jarak (Focal Length), perbandingan ukuran besar kecil dan level (Perspectif), dan titik fokus (Focus Point).

Pemilihan nilai yang dimaksud diatas, disebut sebagai variabel.

Demi memahami lebih baik tentang variabel, akan sangat baik jika Anda mempraktekkan pemilihan variabel melalui link berikut ini.

Variables that affect exposure Graphical concept: Eddy Talvala Applet: Katie Dektar Text: Marc Levoy Technical assistance: Andrew Adams Additional illustrations: Eddy Talvala

Malang, 07 Oktober 2013
Eny Erawati, S.Sn

Iklan

About enyerawati

i am just an ordinary girl, who fall in love with al Hikam, i have a bit of phographic background from Institut Kesenian Jakarta, and having a class at Desain Komunikasi Visual Univ. Negri Malang at the moment. i am an old student, well, ... kind of :)
Pos ini dipublikasikan di enyerawati, Kegiatan Pembelajaran, Photo Critics, photography phenomena dan tag , , , , , , , , , , , . Tandai permalink.

One Response to Variabel pada Fotografi

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s