Catatan dari ruang pamer: respon viewer tentang kuratorialship

Menerima kedatangan MI Muk dkk,
melapangkan dada, aku mendengarkan dan mengiyakan semua protes mereka. Otakku berusaha mencatat sedetial detailnya. Dan kubilang berkali kali, aku tidak akan memberikan penjelasan apalagi untuk membela diri. Aku akan mendengarkan, dan mencatatnya.

Belum akan pulang, tapi sudah di pintu depan, setelah kami saling berbahasa penuh kode dan berlapis lapis makna pesan, si mukti cuma memberikan satu kalimat saja:

“pameran ini, kamu lebih sabar En” dan refleks, aku langsung memukulnya sambil berkata, ‘hasyem!’

Kami berteman sudah sangat lama. Aku sangat paham, itu bukan kalimat pujian. Bahkan meski andai bisa dijelaskan dalam 2 atau 3 jam penjelasan tentang makna dari cara kami berdua berbahasa.

“pameran ini, kamu sabar En” — mukti echwantono

05.02.2014 respon viewer tentang kuratorialship
enyerawati

Iklan

About enyerawati

i am just an ordinary girl, who fall in love with al Hikam, i have a bit of phographic background from Institut Kesenian Jakarta, and having a class at Desain Komunikasi Visual Univ. Negri Malang at the moment. i am an old student, well, ... kind of :)
Pos ini dipublikasikan di eny bicara Fenomena. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s