Bisakah kita melihat Tuhan?

“Kenapa kita tidak bisa melihat Tuhan?”
“Coba kau jawab, kenapa kita tidak bisa melihat matahari?”

“Karena terlalu terang?”
“iya”

“Tapi dengan suatu cara, kita bisa juga kok melihat permukaan matahari. Pake alat gitu sih. Tapi kan bisa”
“So does melihat Tuhan. Jika ingin melihat Tuhan, pake suatu cara, memakai alat juga sih. Tapi alat nya super canggih. Kecanggihan yang tidak dikuasai semua orang.”

“Serius?”
“Iya”

“Bisa kau jelaskan cara melihat Tuhan?”
“Bisa kau jelaskan cara melihat matahari?”

“Well, sederhananya, exposurenya harus di under kan gitu. Dibuat sangat under. Apapun caranya. Intinya gitu deh”
“Sama, persis sama. Cuma, beda di sensor. Kalau sensor yang kau bicarakan adalah kamera, kalau sensor dalam melihat Tuhan letaknya ada di nurani. Sedangkan lensanya adalah hati. Jika kita meng-under-kan exposure utk diterima oleh nurani, maka, kita bisa melihat ‘bentuk’ atau bahkan ‘permukaan’ Tuhan. Bagaimana mengunder exposure kan nurani, ya lubang hatinya di kecilin lah. Hati tidak boleh dibiarkan menganga menelan segala jenis dhohir kehidupan, terutama jejak dari nafsu. Pasang saja filter setebal tebalnya agar dunia tidak tampak oleh hati kita, lalu kecilkan blade nafsu sekecil kecilnya, maka, makin siap lah kita untuk melihat bentuk Tuhan.”

Dan dia tampak melongo untuk waktu yang sangat lama. Mungkin, dia perlu berkali kali membaca penjelasanku itu ya.

Happy reading.
16082014
enyerawati munif

Iklan

About enyerawati

i am just an ordinary girl, who fall in love with al Hikam, i have a bit of phographic background from Institut Kesenian Jakarta, and having a class at Desain Komunikasi Visual Univ. Negri Malang at the moment. i am an old student, well, ... kind of :)
Pos ini dipublikasikan di cerita eny, enyerawati, filosofi islam, filsafat islam, islam, islam phylosophy. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s