Demi Waktu

Demi waktu
::
Kau bertanya,
Kapan jam berapa maghrib di kota ini?
Si salik menjawab dengan senyuman
Kita harus melihat tergelincirnya matahari,
Tak perduli apa kata jam berteknologi yang ada di tanganmu

Kau bertanya waktu,
Maka jawabannya bukanlah soal angka melulu
Waktu adalah waktu
Tidak mengenal korupsi seperti makhluk berdaging sepertimu

Waktu adalah waktu
Tidak bisa kau atur seperti maumu
Tidak bisa kau cegah seperti mau otakmu
Waktu, sangat mematuhi aturan Sang Penguasa Waktu.

Kecuali qiblat, perintahMu tak pernah melihat dimana rumahMu
PerintahMu selalu didasarkan pada waktu

Ya Allah kami senantiasa mendholimi diri kami,
Jika Engkau tak mengampuni diri kami, maka pasti kami termasuk orang orang yang merugi
Maka ampuni kami Ya Robb
Ampuni kami

enyerawati 05102014

Iklan

About enyerawati

i am just an ordinary girl, who fall in love with al Hikam, i have a bit of phographic background from Institut Kesenian Jakarta, and having a class at Desain Komunikasi Visual Univ. Negri Malang at the moment. i am an old student, well, ... kind of :)
Pos ini dipublikasikan di eny bicara Fenomena dan tag , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s