HAKI dan Photographer Indonesia

HAKI photography, UU terbaru:

Kembali mengingatkan pd teman teman fotografer, meski by the law karya anda dilindungi secara otomatis. Tapi anda harus bisa membuktikan tanggal kepemilikan anda atas foto tersebut. Terutama jika diunggah ke internet (apapun tujuannya).
Adalah lebih baik jika anda memasang watermark di foto Anda. Dan pakai resolusi tidak terlalu besar. Demi usaha pencegahan.

Bagi yg berpengalaman dan berminat utk melakukan download copy dan reshare, jika anda menghilangkan hak moral (berupa nama pembuat sekaligus pemilih hak cipta foto), maka Anda dapat diperkarakan secara perdata setelah melalui proses mediasi.

Jika anda terbukti menghilangkan hak moral pembuat foto atas karyanya untuk kepentingan komersial (termasuk annual reeport, company profile dsb), maka anda dapat diperkarakan secara perdata dengan ancaman sampai Rp 500.000.000

Jadi, jika becanda sekalipun, jangan menghilangkan nama fotografernya.
Terlebih jika serius.

Eny Erawati, dari hasil pemaparan di kongres fotografi indonesia,10 Okt 2014

Iklan

About enyerawati

i am just an ordinary girl, who fall in love with al Hikam, i have a bit of phographic background from Institut Kesenian Jakarta, and having a class at Desain Komunikasi Visual Univ. Negri Malang at the moment. i am an old student, well, ... kind of :)
Pos ini dipublikasikan di eny bicara Fenomena dan tag , , , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s