Komunikasi Berbasis Sholawat

riyadul jannah

2014-12-26_3-47-54

Aku dan bapak* suatu hari membuat istilah baru. GPS = grave Positioning System. Komunikasi dihitung dari pemancaran yang disebarkan menurut perhitungan makam makam waliyulloh. Karena waliyullohnya atau minimalnya, shalihinnya sudah pulang, maka kita cuma bisa melihat atau merasakan dan mengukur keberadaan makam itu sebagai stasiun pemancar sinyalnya.
Padahal, dari jaman beliau beliau masih sugeng, komunikasi antar beliau beliau itu sudah jalan tanpa system telekomunikasi CDMA maupun GSM bermerk apapun. Belum ada satelit. Belum ada system pemancar atau system transfer data berupa apapun.

Bagaimana beliau beliau berkomunikasi satu dengan yang lainnya?
Since beliau beliau tinggal posisi makamnya, maka kami menamainya GPS = grave positioning system.
Seandainya masih sugeng, entah kami bisa menamainya apa.

Gus Rochim dan syech Kabbani.
Komunikasi intens diantara keduanya, satu satunya komunikasi intens yang masuk akal untuk ditelaah di jaman ini, adalah system komunikasi berdasarkan istiqomahnya sholawat. BErsungguh sungguh melakukannya, dan mempercayai
system komunikasi itu.
Selebihnya adalah hadiah.

Syech Kabbani dibawa ke Malang karena sholawat.
Dan itu, jadwal piket yang ‘sayangnya’ baru terjadi saat gus Rochim sudah pulang. Secara fisiknya begitu.
Faktanya, nanti kita lihat saja.
Komunikasi intens itu akan terus terjaga, terus terjadi, terus intens, selama keduanya tetap bersholawat.
Jika anda masih bersikukuh memakai logika, maka, anda boleh tunggu.
NAmun jika anda sudah punya iman pada komunikasi lelangit semacam itu, yang faktanya memang sudah terjadi jauh sejak sebelum rosululloh lahir, maka, ini saatnya Anda menikmati pemandangan keindahan itu.

Yang tidak percaya pada sholawat, silahkan anda mangkel dan menelan kemangkelan anda itu, sendiri.
Bahkan syetan yang dilarang masuk surga saja, tidak pernah menafikan sholawat. Jadi, Anda sendirian.

*bapak = pak Fendi SIregar, dosen fotografiku

Gus Rochim= KH Abdurrochim bin Achmad Syadzily, khodim majelis Riyadlul Jannah

syech Hisyam= Syeikh Hisyam Kabbani, yang diutus untuk menggantikan posisi syech Nazhim

10689490_769259653128390_1712909351662697077_n

Iklan

About enyerawati

i am just an ordinary girl, who fall in love with al Hikam, i have a bit of phographic background from Institut Kesenian Jakarta, and having a class at Desain Komunikasi Visual Univ. Negri Malang at the moment. i am an old student, well, ... kind of :)
Pos ini dipublikasikan di eny bicara Fenomena dan tag , , , , , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s