Branding dalam berdoa

‘Allahumma umroh wal haji gak bayar’
Mari kita analisa doaku itu

Allahumma= Duh Gusti. Sebuah
branding yg melekat adalah orang yg mengucapkannya sudah biasa mengucapkannya. Kenal dan mungkin dikenali oleh yg ditujunya dalam berkomunikasi.

Umroh WAL haji = umroh dan haji. Bahasa jawa yang bercampur dengan bahasa arab.  Harusnya hajj kalau mau berbahasa arab, tapi yg dipakai ‘haji’. Harusnya ‘lan’ kalau mau berbahasa jawa, tapi yg dipakai ‘wal’. Branding adanya akulturasi bahasa. Biasanya dipakai sebagai pembeda, agar mudah dikenali oleh yg diajak berkomunikasi.

Gak bayar= tanpa membayar.
Branding yang tegas bahwa si pendoa mempercayai sesuatu yang absurd utk dihitung dengan logika ekonomi manusia. Dia percaya pada yang diajaknya berkomunikasi di awal bahasa. Dia percaya pada ‘Allah’nya dan memang menolak utk memakai logika ekonomi manusia. Branding ketauhidan yang tegas dan lugas.

Nur Aini Erawati binti Munif, 12022015

Iklan

About enyerawati

i am just an ordinary girl, who fall in love with al Hikam, i have a bit of phographic background from Institut Kesenian Jakarta, and having a class at Desain Komunikasi Visual Univ. Negri Malang at the moment. i am an old student, well, ... kind of :)
Pos ini dipublikasikan di eny bicara Fenomena. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s