Monthly Archives: Agustus 2015

Kepada muridku

Kepada penghuni kelasku, yang sedang maupun yang sudah nawaitu tak akan pernah menjadi mahasiswaku lagi. 🙂 Kalian mungkin akan lupa, semua yang susah payah, setengah mati berusaha saya ajarkan. Atau malah, kalian akan terlalu lancar, begitu lancarnya memakai alat gambar … Baca lebih lanjut

Dipublikasi di eny bicara Fenomena | Tinggalkan komentar

presentasi jurnal summary eny.wav

https://drive.google.com/file/d/0B6Ok4EtFXDGzUGh3S1dHOEJBOEk/view?usp=docslist_api

Dipublikasi di eny bicara Fenomena | Tinggalkan komentar

Mencari Sejati

Siapakah aku, dulu hanyalah pertanyaan sederhana yang selalu menuai jawaban penuh makna, lalu kemudian menuai jawaban asal saja, hingga pada akhirnya di masa sekarang pertanyaan itu menuai ekspresi bingung –seperti orang yang tak memahami dirinya siapa. Sehingga, di era post … Baca lebih lanjut

Dipublikasi di eny bicara Fenomena | Tinggalkan komentar

Mencintai anak Indonesia

Sudah memasuki tahun ke 4 saya mengajar di smp progresif Bumi Shalawat. Ini kelas dimana sayalah inisiator programnya. Saya perancang visi dan misi pembelajarannya. Saya juga lah yang merancang penilaiannya. Indonesia belum memiliki faham pembelajaran komputer grafis untuk anak smp. … Baca lebih lanjut

Dipublikasi di eny bicara Fenomena | Tinggalkan komentar

So setan angka yang mengagumkan

Hans Magnus Enzensberger, dan saya selalu ‘hanya’ menyebutnya mister berger, telah menuliskan buku pembelajaran matematika yang paling saya sukai. Judulnya saja sudah membuat saya suka. Gaya tulisnya, membuat saya jatuh cinta. Matematika bisa dituliskan dalam bahasa yang sangat sederhana, bahkan … Baca lebih lanjut

Dipublikasi di eny bicara Fenomena | Tinggalkan komentar

Hukum Benar Salah di fotografi – satu satunya hukum di fotografi

Menurut Herbert Feigl dalam B. Sandjaja, 2015 h.54: Terdapat lima kriteria agar ilmu pengetahuan dapat dianggap benar. Yaitu, 1. Intersubjectivity testibility, dapat dilakukan oleh siapa saja 2. Reliability, bila dilakukan pengukuran pengukuran maka hasilnya shahih 3. Definitiveness and Precission, tidak … Baca lebih lanjut

Dipublikasi di eny bicara Fenomena | Tinggalkan komentar

Heterogenitas Yang Dipaksa Homogen

Prinsip homogenitas :: Salah satu hal yang mengusik otak saya hari ini adalah homogenitas. Bahwa homogenitas memiliki syarat utk diterima dan valid disebut sebagai homogen, seperti kelaziman yang malah membuat duduk saya tidak jenak. Murid, adalah agen agen heterogen yang … Baca lebih lanjut

Dipublikasi di eny bicara Fenomena | Tinggalkan komentar