Hukum Benar Salah di fotografi – satu satunya hukum di fotografi

Menurut Herbert Feigl dalam B. Sandjaja, 2015 h.54:
Terdapat lima kriteria agar ilmu pengetahuan dapat dianggap benar. Yaitu,
1. Intersubjectivity testibility, dapat dilakukan oleh siapa saja
2. Reliability, bila dilakukan pengukuran pengukuran maka hasilnya shahih
3. Definitiveness and Precission, tidak menimbulkan penafsiran berbeda beda
4. Coherence, atau tidak saling bertentangan
5. Comprehensiveness, mampu memberikan penjelasan yang luas dan lugas.

::
Dalam fotografi, saya sering berkata, dan menuliskannya dimana mana, bahwa hukum benar dan salah dibidang fotografi cuma satu, yaitu exposure triangle.

Masalah yang mengajari anda belum bisa menerjemahkannya pada anda, maka, itu soal rejeki.
Sehingga harus diupayakan.

Iklan

About enyerawati

i am just an ordinary girl, who fall in love with al Hikam, i have a bit of phographic background from Institut Kesenian Jakarta, and having a class at Desain Komunikasi Visual Univ. Negri Malang at the moment. i am an old student, well, ... kind of :)
Pos ini dipublikasikan di eny bicara Fenomena. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s