Tour de sub – piknik dengan adgi chapter Malang

Alhamdulillah Malang …
Kami masuk kembali di Malang tepat jam 00.00 di traffic light Blimbing. Keren.
Seharian yang menyenangkan.
Memperkaya otak, berkali kali menawar hati, untuk kemudian yakin dengan piketku hari ini.
Waktu yang tepat bagiku untuk sekolah, sekarang.
Pilihan yang tepat untuk mengajar di tempatku yang sekarang.
Hidup adalah sesuai grand desain Sang Maha Desain.
Esensinya begitu.
Perjalanan dimulai dari memastikan teman teman kelasku, lalu bapak bapak dosen, lalu mommy, lalu ke Utero.
Sampai disitu saja, aku belajar banyak hal.
Berangkat, sampai di Surabaya, berkunjung ke sebuah coworking space. Belajar banyak lagi. Sangat banyak. Somehow, memoriku lekat dengan [aikon!]
Berkunjung ke pameran poster propaganda di C2O, perpustakaan yang ada ruang pamernya. Tempat yang menarik. Belajar banyak lagi. Somehow, mengingatkanku pada Centre Culturel de France Salemba.
Lalu terakhir, ke auditorium Universitas Ciputra, designer talks dengan pak Danton. Can’t say no more. Untung bergerak membeli buku dari awal acara. Otherwise, saya harus ke gramed, dan tidak mendapat berkah tanda tangan pak Danton.
Well, tidak semua orang paham apa pentingnya ijasah ilmu dari yang memberi ilmu. Tanda tangan itu adalah ijasah.
Waktu sesi tanya jawab, seperti biasa, aku angkat tangan. Kemaruk microphone kan.
Penanya dari Malang, cuma aku dan pak Andreas, dengan perspektif pertanyaan yang berbeda. Baru kemudian mahasiswa aslinya yang aktif mengangkat tangan untuk bertanya.
Yang aku tidak paham, setelah selesai aku bertanya, pengunjung bertepuk tangan.
Aku tidak paham kenapanya.
Pertanyaanku sederhana dan biasa saja.
1. How do you learn (or make people learn) what you’ve just mentioned subtle-ness in a design.
Bagaimana anda belajar atau membelajarkan hal yang anda sebut sangat halus (berkenaan dengan rasa) pada sebuah design.
2. How do you make people love it?
3. How do you compete and win your design over the very instant and fast pace of world?
Bagaimana anda berkompetisi dan memenangkan design anda didalam dunia yang serba instant dan berputar dengan sangat cepat ini? Orang sekarang sdh tdk mau lagi melalui proses yang tahapannya manual. Tidak mau lagi. Bagaimana membuat orang mau melakukannya? Compete with the fast pace of computerized era, and win over them.
Dan satu ruangan bertepuk tangan.
Semoga, mereka mengerti arah bicara saya. Semoga pengajarnya mengerti saya ngomong apa dan arahnya mau mengajak kemana. Semoga menjadi ilmu.
Matur nuwun adgi chapter Malang, yang sudah mengajak saya piknik, nraktir makan makan, dan membuka wacana seharian di Kamis 12112015 ini.
Jazakumullah.
Semoga menjadi keluarga yang saling membesarkan ya. Aamiin.
Sekarang waktunya istirahat.
Besok kuliah jam ke 1 bro.
Statistik jes.
Charging otak dulu ya …
Pareng.
Eny Erawati Munif, 13112015

Iklan

About enyerawati

i am just an ordinary girl, who fall in love with al Hikam, i have a bit of phographic background from Institut Kesenian Jakarta, and having a class at Desain Komunikasi Visual Univ. Negri Malang at the moment. i am an old student, well, ... kind of :)
Pos ini dipublikasikan di eny bicara Fenomena. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s