Monthly Archives: Mei 2016

Kamera dan Celana (dalam)

Manusia menubuh dengan alat, begitu kata Don Ihde yang diceritakan dalam buku filsafat teknologinya Francis Lim. Menubuh itu, menempel dan seolah menjadi satu dengan tubuh. Menempel mak plek. Menubuh tentu mengikuti apapun gerak si tubuh. Dan menubuh, tentu sudah tidak … Baca lebih lanjut

Dipublikasi di eny bicara Fenomena | Tinggalkan komentar

Tafsir Kenthir Leo Kristi dalam (pura pura) puisi

Cita rasa bahasa prof Djoko Saryono

Dipublikasi di eny bicara Fenomena | Tinggalkan komentar

Fotografer itu Makhluk Apa?

Fotografer itu makhluk apa? *credit photo untuk fotografernya Saya sedih melihat gambar ini. Dalam foto, terdapat sederet fotografer, memotret apapun lah dalam kehidupan keseharian, ditonton anak anak yang bukannya berpose di depan kamera, tapi sibuk menonton, mungkin sambil.bertanya diantara mereka. … Baca lebih lanjut

Dipublikasi di eny bicara Fenomena | Tag | Tinggalkan komentar

Memotret Guru Thoriqoh

Jika dan manakala subyekmu guru thoriqoh :: Jika anda fotografer, perempuan, lalu subyek anda adalah guru thoriqoh, laki laki, maka, ini adalah catatan untuk Anda. 1. Jangan berharap subyek Anda akan eye to eye dengan kamera Anda, apalagi dengan Anda. … Baca lebih lanjut

Dipublikasi di eny bicara Fenomena | Tinggalkan komentar

Merenungkan Mercusuar Pendidikan

Masih ingat ceritaku (re share an, tepatnya), tentang profku yang turun gunung, mengajar anak SD di hari pendidikan kemarin?! Dari satu foto saja, aku bisa membayangkan keriuhan kelas itu. Sesi ‘Lhadalah’nya, bisa kukonstruk dengan baik di benakku. Kala bertemu, satu … Baca lebih lanjut

Dipublikasi di eny bicara Fenomena | Tag , , , , | Tinggalkan komentar

Menemui Cinta

Menemui Cinta, intelek lumpuh kakinya Sementara nalar menegakkan pasar dan mulai berdagang, Cinta, menyimpan kerja dalam persembunyiannya -Rumi-

Dipublikasi di eny bicara Fenomena | Tinggalkan komentar