CURPIN – Curhat pada Pinus

Bersideku, berbincang dengan pohon pinus yang menjulang di sisiku
Kau ditinggal matahari lagi?
Iya. Cakrawala barat membutuhkannya, katanya.
Sampai kapan kau akan ditinggal sendirian?
Entahlah …
Kau percaya ia akan kembali?
Matahari bilang, ia tidak kemana mana. Matahari bilang, ia terbit; tetap bekerja seperti biasa. Dan iya, aku percaya apa katanya.
Tapi sampai kapan kau akan ditinggal sendirian?
*menghela nafas panjang …
::
Memegang buku, kembali bersandar pada pinus yang menjulang ke angkasa raya
Kau mampu melahap isi bukumu?
Andai mampu, aku tak kan menyandarkan kepalaku padamu. Aku tahu kau tak akan mampu membantuku memahami bukuku. Aku menyandar padamu karena aku sedang tak mampu melahap buku.
Kau lebih butuh mataharimu daripada aku?
Untuk membaca, aku tak bisa melihat huruf tanpa cahaya. Mataharilah cahaya. Untuk menalar, aku tak bisa runut tanpa pegangan. Mataharilah penatanya. Pada pinus yang menjulang sepertimu, aku butuh menyandar. Karena kau yang menjulang dalam ketinggian, bisa membisikkan pada matahari, untuk menyampaikan pesan
Kenapa kau lebih mengulurkan tangan pada para cemara?
Tak bisakah kau membaui aroma cemara? Aku membutuhkan aromanya untuk menenangkan jiwa. Aroma yang tak berwarna saking murninya. Hanya aroma seperti itu yang bisa menentramkan jiwa. Maka aku sering mengulurkan tanganku pada para cemara, menggoyang dedaunannya, agar mengeluarkan aroma murninya. Demi raga.
::
Tujuh masa aku tak melihat cahaya
Tujuh tanya sang pinus menemaniku melaluinya
Hai cakrawala di barat sana
Kembalikan matahariku,
Aku membutuhkannya
enyerawati, 29102016
Iklan

About enyerawati

i am just an ordinary girl, who fall in love with al Hikam, i have a bit of phographic background from Institut Kesenian Jakarta, and having a class at Desain Komunikasi Visual Univ. Negri Malang at the moment. i am an old student, well, ... kind of :)
Pos ini dipublikasikan di eny bicara Fenomena. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s