Terang Nafas Raga

Raga
Pada raga yang tak seberapa

Terkait rasa padamu segala isi dada

Bahkan kelebat pikir dan aneka penghuni kepala

Tentangmu lah segala yang ada di dunia

Nafas
Pada nafas yang tak seberapa

Terdapat hela beratnya diri menapaki dunia

Bahkan terseok seok di setiap detiknya

Tapi dirimulah letak harapan di setiap mula harinya

Terang
Jangan menghilang

Jangan melindap dulu,

tahanlah inginmu sebentar saja

Permata akan tetap mulia,

sekarang atau seribu tahun ke depan

Tunggulah hingga ia yang selalu siap menghabiskan kemanusiaan itu, menjadi lebih siap menerima manusia

Yakni saat mereka sudah jelas kepala kemanusiaannya

enyerawati, 27102016

Iklan

About enyerawati

i am just an ordinary girl, who fall in love with al Hikam, i have a bit of phographic background from Institut Kesenian Jakarta, and having a class at Desain Komunikasi Visual Univ. Negri Malang at the moment. i am an old student, well, ... kind of :)
Pos ini dipublikasikan di eny bicara Fenomena. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s