Monthly Archives: Desember 2016

Mengapa Ingin Menjadi Berharga Baginya

[catatan berbagi hati dengan pinus nan tinggi] Sang pinus, dalam mendung, bertanya dengan suara lirihnya “Mengapa kau ingin menjadi berharga dimatanya?” “Kau tahu film korea? Cerita mereka selalu mirip mirip saja. Tentang betapa bodohnya manusia menghargai waktu dan kesempatan dalam … Baca lebih lanjut

Dipublikasi di cerita eny, eny bicara Fenomena, foto by eny, ilmu melihat | Tinggalkan komentar

Melunglai

[catatan berbagi hati dengan pinus nan tinggi] Menyandar punggung pada pinus yang tinggi Berbincang dari hati ke hati Sembari memandang burung yang datang dan pergi Terbang kesana kemari, silih berganti “Apa yang meresahkanmu kali ini?” “Aku, hanya merasa sangat lunglai” … Baca lebih lanjut

Dipublikasi di cerita eny, eny bicara Fenomena, enyerawati, ilmu melihat | Tinggalkan komentar

Hermeneutik

Kalimatku ini jelas, bahasanya juga biasa. Namun maknanya amat sangat dalam. Secara semiotik, kalimat ini cuma berarti atau menunjukkan bahwa ada 2 kitab dalam satu kegiatan. Kegiatan: bernama ngaji. Dua kitab: bernama Bustanul Arifin dan Tanbihul Ghofilin. Dengan satu subyek … Baca lebih lanjut

Dipublikasi di eny bicara Fenomena | Tinggalkan komentar

Penelitian Fotografi: Isian Amatan

A photograph is usually looked at but seldom looked into – Ansel Adam Sebuah foto biasanya dilihat tapi jarang diperhatikan. Sebuah foto tidak tercipta steril dari keriuhan dan kepekatan pengaruh dari sekelilingnya. Dan untuk memahaminya, dibutuhkan usaha ekstra untuk lebih … Baca lebih lanjut

Dipublikasi di eny bicara Fenomena | Tinggalkan komentar