Juga Ingin Dipuji

enyerawati_berbagi-hati

“Ada masalah apa lagi? Kenapa wajahmu memurung kembali? Apa karena ditinggal matahari?” pinus yang menjulang berbisik membahasakan khawatirnya.

“Aku sedang mengukur diri, apakah jalan yang kulalui, adalah jalan aspal, atau apakah ini jalan kereta yang terdiri dari besi besi?” aku menjawab dengan tanpa melihat pada pinus yang pasti mampu membaca air mukaku, lebih baik dari daya bacaku sendiri.

“Bukankah kau selalu bisa bertanya pada matahari? Apa semesta sedang terlalu gelap hingga aspal dan besi pun, terlalu kelam untuk dimengerti?” sang pinus yang tidak montok itu menimpali caraku membahasakan ‘bernalar’ dan/atau ‘cara pikir’.

“Dunia sedang terlalu busuk baginya. Aku merasa dia sedang melarangku untuk mendekat padanya” jawabku, sambil meraba dada. Terasa ada lubang menganga disana.

“Ambil hatinya dengan melakukan apa yang kira kira disukainya. Apa yang disukainya?” sang pinus memberi saran.

“Baginya, tidak ada yang penting di dunia. Dia hanya melihat pada sesiapa yang kerjanya  luar biasa dimatanya. Aku tak mungkin mampu menjadi se-berharga itu di matanya” lubang di dadaku serasa makin perih dan mulai meneteskan darah.

“Kau merasa tidak istimewa, atau tidak mampu menjadi istimewa?” pinus mengajukan pertanyaan menghunjamnya.

Aku menengadah, berusaha menemukan matahari, dan membatinkan tanya: aku harus menjawab apa?

enyerawati, 05032017

Iklan

About enyerawati

i am just an ordinary girl, who fall in love with al Hikam, i have a bit of phographic background from Institut Kesenian Jakarta, and having a class at Desain Komunikasi Visual Univ. Negri Malang at the moment. i am an old student, well, ... kind of :)
Pos ini dipublikasikan di eny bicara Fenomena. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s